Selamat Datang di Surabaya Eye Clinic

Buka : Jam kerja Senin-Sabtu pukul 08.00-21.00 dan Minggu pukul 08.00-14.00 WIB

Apa itu glaukoma ?

Glaukoma ialah suatu kondisi dimana tekanan cairan di dalam bola mata (tekanan intra okuler) perlahan-lahan meningkat disebabkan karena aliran cairan aqueous dalam bola mata tidak mengalir lancar. Cairan yang menumpuk menyebabkan tekanan bola mata meningkat dan menimbulkan kerusakan pada syaraf optic (kumpulan lebih dari 1 juta serat syaraf yang menghubungkan retina dan otak), yang kemudian dapat menimbulkan gangguan penglihatan.

Apa penyebab glaukoma

Tekanan dalam bola mata yang meningkat tinggi ialah penyebab utama kerusakan syaraf optic pada glaukoma. Namun pada beberapa orang tertentu, tekanan bola mata normal pun dapat menyebabkan kehilangan penglihatan karena glaukoma. Jadi penyebab pasti dari glaukoma masih belum diketahui.


Bagaimana gejala glaukoma?

Beberapa pasien yang mengalami glaukoma, tidak merasakan gejala apa-apa sampai mereka mulai kehilangan penglihatan. Karena serat syaraf optik mengalami kerusakan akibat glaukoma, bintik buta mulai berkembang di daerah penglihatan tepi. Beberapa pasien tidak merasakan adanya bintik buta ini sampai terjadi kerusakan parah dari syaraf optik. Bila keseluruhan serat syaraf optic sudah mengalami kerusakan, maka timbul kebutaan.

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRB-0r6duG3XQBk8q8NhvLwvHQ9Quo36KmEDViqIe5N47bdPKQF4g

Salah satu tipe glaukoma yaitu glaukoma akut sudut tertutup, memberikan gejala yang dapat dirasakan karena adanya peningkatan tekanan dalam bola mata secara cepat dan mendadak.

Berikut gejala yang dirasakan pada glaukoma tipe glaukoma akut sudut tertutup:

  • Lapang Pandangan yang menyempit dan kabur
  • Nyeri hebat di bola mata
  • Melihat ‘Halo” yaitu bentukan pelangi di sekeliling cahaya
  • Mual dan Muntah
  • Sakit Kepala yang hebat

 

Gejala-gejala ini dapat menyerupai kondisi kelainan mata lainnya. Segera berkonsultasi ke dokter mata apabila anda merasakan gejala yang serupa karena glaukoma tipe ini memerlukan tindakan medis segera untuk mencegah terjadinya kebutaan.

Bagaimana cara diagnosis Glaukoma?

Selain melakukan anamnesis dan pemeriksaan yang menyeluruh, dokter spesialis mata akan melakukan tes-tes berikut untuk menegakkan diagnosis glaukoma:

  • Tes Tajam Penglihatan – dengan menggunakan eye chart untuk memeriksa seberapa jauh tajam penglihatan pasien
  • Pelebaran pupil – mata diberi tetes mata untuk melebarkan pupil sehingga memudahkan pemeriksaan mendetail pada retina.
  •  Pemeriksaan Lapang Pandangan – pemeriksaan untuk mengukur luasnya lapang pandangan tepi dari pasien.
  • Pengukuran Tekanan Bola Mata – pemeriksaan untuk mengukur tekanan dalam bola mata pasien. Normal: 8-20 mmHg

 

 

Apa saja faktor resiko Glaukoma?

Setiap orang dapat menderita Glaukoma, namun pada beberapa orang dapat mempunyai resiko lebih tinggi daripada yang lain. Faktor-faktor resiko glaukoma ialah:

1. Ras

  Glaukoma ialah penyebab kebutaan tertinggi untuk ras African Americans

2. Usia

  Orang diatas usia 60 tahun lebih beresiko untuk menderita Glaukoma

3. Riwayat Glaukoma pada keluarga

   Orang dengan riwayat keluarga yang menderita glaukoma lebih beresiko untuk juga menderita    glaukoma

4. Tekanan Bola Mata yang tinggi

    Orang dengan tekanan bola mata yang tinggi(> 21 mmHg) lebih beresiko menderita glaukoma.

Pengobatan Glaukoma

Terapi spesifik untuk glaukoma akan ditentukan oleh dokter spesialis mata anda berdasarkan:

  •     Usia, Kondisi kesehatan menyeluruh, Riwayat medis
  •     Toleransi dan respon terhadap pengobatan
  •     Kondisi glaukoma yang dialami.

Glaukoma memang tidak dapat disembuhkan namun, terapi secara dini dapat mengontrol kerusakan syaraf optik dan gangguan penglihatan yang terjadi. Terapi dapat meliputi :


Obat-obatan
Obat-obatan glaukoma bekerja secara 2 mekanisme yaitu menurunkan produksi cairan dalam bola mata atau menurunkan tekanan bola mata dengan membantu drainase cairan dari dalam bola mata.

PembedahanConventional surgery
Tujuan pembedahan ialah untuk membuat jalan keluar dari cairan dalam bola mata agar tekanan bola mata dapat diturunkan. Ada beberapa tipe pembedahan. Dokter spesialis mata anda akan menyesuaikan tipe pembedahan dengan jenis tipe glaukoma yang diderita oleh pasien.

Pada beberapa kasus tertentu, pembedahan saja tidak cukup efektif untuk mencegah kerusakan akibat glaukoma. Karena itu kombinasi dengan obat-obatan anti glaukoma tetap diperlukan.

Bila memerlukan informasi lebih lanjut, hubungi

 

Surabaya Eye Clinic
Jalan Raya Jemursari 108 Surabaya 60237
Telp  031-8495502 / 031-8433050
Fax  031-8412473
Email: contact@surabaya-eye-clinic.com
Facebook Page : Klinik Mata Surabaya
Twitter: @klinik_mata_sby

Kapan waktu yang tepat untuk pemeriksaan mata

02 Jun , 2016

Pemeriksaan mata s...

Bintitan ? Bagaimana mengatasinya

02 Jun , 2016

Bintitan atau isti...

Diabetik Retinopati

02 Jun , 2016

Teman-teman&hellip...